Bunga itu masih kuncup, tunggu ia mekar menjadi ayu. Maka kau tak akan pernah menyesal karena telah bersabar menantinya...
Rabu, 13 Juli 2011
Azzamku dan semoga Allah meridhoi...
tak kan pernah ku buang..
walau kadang serasa tak mungkin
tapi sering juga kuberfikir, tak ada yang tak mungkin didunia ini..
asal mau...
sampai sekarang impian itu masih menunggu saya...
menunggu ketegasan saya..
menunggu kesetiusan saya untuk menggapainya..
menunggu...
ya... dia menunggu saya,
meski kadang saya lupa bahwa saya sedang ditunggu,
ketegasan!!! itu yang masih belum ada..
keputusan untuk bisa tegas pada diri sendiri..
tegas terhadap rasa malas,
tegas terhadap setiap keputusan,
tegas memilih jalan untuk menggapai itu semua.,.
kapan bisa tegas??
seperti ada belenggu yang masih belum bisa kulepaskan,
ya...belenggu kemalasan,
belenggu yang belum bisa kudobrak
belenggu rasa takut,
malas untuk berpikir
malas mengerjakan sesuatu yang sulit
malas untuk berubah dan melakukan perubahan
tapi kujanjikan pada setiap nafas yang kuhembus
tak akan kulepas mimpi itu sampai kapanpun
karena kuyakin suatu saat nanti ku mampu mendobrak belenggu itu
menggapai mimpi2 itu,
suatu saat nanti
atas ijinNya...
Amin..
Senin, 11 Juli 2011
Sabtu, 04 Desember 2010
miss u so much...
En ga tau bisa lakuin apa buat bapak, maaf sampai saat ini en belum bisa jadi anak yang baik pak, walaupun bapak telah mengajarkan kebaikan dan kasih sayang, tapi en rasa itu masih kurang pak..
En mau bapak bisa terus temani langkah en..
Terus mengingatkan en….
En kangen bapak, bener-bener kangen bapak….ingin sekali ketemu bapak lagi, bapak sangat berarti buat en…
En rindu nasihat-nasihat dari bapak…
En kangen kebersamaan kita…
Bapak d mana sekarang….
En pengen ketemu bapak , walaupun cuma dalam mimpi…en pengen ketemu bapak lagi….
Air mata yang neggenang di ujung pelupuk matamu, justru disaat-saat terakhir kepergianmu…tak kan pernah kulupa…
Perih hati ini melihat kau menangis..
Ingin kutau, apa yang membuatmu menagis di detik terakhir kau ada bersama kami…
Ingin kuanyakan….
Tapi kau sudah tak bisa menjawab pertanyaanku..
Tak ada kata perpisahan…
Tak ada pesan terakhir untuk kami..
Tapi ada sejuta kesan yang kau tinggalkan untuk kami…
Kini kuhanya merindukanmu…
Aku ingin bertemu denganmu…
Rasa ini sudah tak kuat menahan rindu….
Aku inggin bertemu kembali denganmu…
Meski mungkin hanya dalam mimpi…
Itu sudah cukup bagiku..
Kau mengajarkanku arti kasih sayang…
Kau besarkan aku dengan kasih sayang…
Karena kau adalah tangan kanan tuhan yang dikirimkan untuku…
Untuk menyayangiku dan untuk membimbingku..
Rabb…kumohon padaMu…
Sayangi ia…
Karena cinta itu kau ada
karena cinta itu aku kuat berdiri tanpamu
karena cinta itu kau menangis
karena cinta itu milik kita
miss u so much dad,,,, (_”_)
Jumat, 12 November 2010
inspirasi baru.............
~ Thomas Jefferson
Rabu, 10 November 2010
Saatnya merenung atas teguran yang tengah menyambangi negeri ini kawan....
Terkait bencana yang sedang melanda Indonesia, mulai dari tsunami, banjir sampai meletusnya gunung merapi, didalam Al-Quran Allah SWT tegas menyatakan bahwa berbagai kerusakan di daratan dan di lautan lebih banyak disebabkan karena kemaksiatan manusia.
Kemaksiataan terbesar tentu saja saat hukum-hukum Allah SWT dicampakkan manusia, tidak diterapkan lagi oleh manusia. Saat manusia berpaling dari syariah-Nya, saat manusia lebih sering mencari “pembenaran” dari pada “kebanaran”, maka kesempitan hiduplah yang bakal mereka rasakan, diantaranya ditimpa berbagai bencana yang menimpa bangsa kita saat ini.
Dengarlah kawan, tangis jerit anak-anak yang kehilangan orangtuanya,,.
Dengarkanlah…
Apa pantas kita menutup mata atas penderitaan saudara-saudara kita..
Pantaskah??
Tapi tenanglah kawan...
Allah itu Maha adil, ada salah satu dari firman Allah : “ sekiranya penduduk negeri-negeri beriman Dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan Bumi .” ( QS al-A’raf [7]: 96 )
Tidak ada kata terlambat untuk kita memperbaiki diri, dan tidak ada kata terlambat untuk terus berdoa memohon keselamatan darinya…
Karena tidak ada lagi penolong selain Allah.
Dua mata, Dua tangan

Ada kalanya kita seperti dua mata
Tak pernah berjum
Tapi selalu sejiwa
Kita menatap kearah yang sama
Walau tak berjumpa
Mengagumi pemandangan yang indah
Dan berucap ; subhanallah
Kita bergerak bersama
Walau tanpa berjumpa
Mencari pandangan yang dihalalkan
Menghindar dari yang diharamkan
Dan berucap : astagfirullah
Kita menangis bersama
Walau tak pernah berjumpa
Dalam kecewa, sedih ataupun gembira
Duka dan bahagia
Dan tetap berjumpa : Alhamdulillah
Kita terpejam bersama
Walau tak pernah berjumpa
Member damai dan rehat
Sambil berucap: laa haula
Wa laa quwwata illa billah..
Tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan
Berjumpa dalam sedekap shalat
Berjama’ah menghadap Allah
Tapi kadang kita perlu menjadi dua buah tangan
Berjumpa dalam membersihkan
Segala kotor dan noda dari badan…